Piknik : Bali, Hari Ke-Dua

Sarapan pagi di kutabex hotel lantai 4 ganjel perut buat asupan setengah hari ke kintamani. Dan ya jajanan pasar lah ya yang nyaman di perut orang kampung kayak gue ini 😄.

Dan lagi-lagi view nya cakep.. Cocok sarapan bareng tambatan hati.

Selesai sarapan lanjut jalan ke Desa Batu Bulan untuk menyaksikan tarian barong.  Sepanjang jalan menuju desa batu bulan banyak patung-patung yang keren-keren. Ini salah satunya.

Kenapa namanya Desa Batu Bulan?  Karena di Desa ini batu di Pahat seindah bulan yang artinya banyak pengrajin  batu ukir. Kanan-kiri banyak yang jualan patung. Ada juga desa Emas tapi ini desa isinya pengrajin ukir kayu.

9.30 pementasan tari barong dimulai. Tari ini mengisahkan tentang pertarungan antara sadewa dengan rangda yang lebih diartikan pertarungan kebaikan melawan kejahatan. Dalam pementasan bahasa yang digunakan bahasa bali dan bahasa indonesia cuma sekitar sepuluh persen. Tapi tenang sudah dibagikan selebaran yang  isinya cerita dari pementasan barong. Kata ni putu lia tarian barong dulunya cuma bisa di saksikan saat setelah puasa kuningan yaitu enam bulan sekal. Yang sekarang ini sudah di modifilasi untuk pementasan jadi sifatnya tidak begitu sakral (cmiiw).

Selesai dari pementasan tari barong kita lanjut jalan ke Kinta mani, makan siang dengan pemandangan gunung batur dan danau batur dari puncak bukit penelokan, kintamani. 


Et dah ini lagi tempatnya ngak cocok buat yang jomblo haha bagus banget view nya anginya juga sejuk. Kalau makan siang sendirian di sini hadeh beneran sayang mending ajak pasangan. Ngak perlu lilin sama bintang-bintang cukup matahari siang romantisnya dapet.

Jomblo dilarang berlama-lama di sini jadi kita lanjut jalan lagi ke Pura Tirta Empul. Yang menarik dai pura Tirta Empul adalah adanya mata Air sakral yang diyakini memiliki kemampuan dalam penyembuhan. Sama dengan pure lainya masuk harus mengunakan selendang dan bagi perempun yang sedang datang bulan maka tidak diperkenankan masuk pure.




Yang mandi kebanyakan bule.. Gue  cuma cuci muka, dingin  dan jernih sekali. Dan ini foto sumber air pemandian Pure Tirta Empul


Sumber air berada di sudut atas pemandian, ada rumuput airnya.

Bagian dalam pure

Keluar dari pure kita diarahkan ke pasar yang masih satu lokasi dengan pure. Toko-toko penjual souvenir. Lengkap dan Murah bagi yang pintar menawar.

Tour hari ini selesai dan kita jalan pulang, melewati tol Panjang 13 km merupakan yang terpanjang ke tiga duni jalan tol di atas laut, menghubungkan tiga titik ,nusa dua pelabuhan benoa ,bandara nurahrai, namanya tol balikandara.


Sebelum ke hotel kita mampir joger. Joger yang disebut sebagai pusat penjualan beragam tolah -toleh yang bertema kata – kata. Souvenir nya lumayan unik-unik.


Hari Kedua selesai..

Iklan