Aku mau

Semenjak di trainer kerjaan semakin banyak yang kadang ngebuat gue super sibuk, minggu lalu saja harus bermalam 5 hari di martapura  training basic. Tapi banyak yang bilang gue emang cocoknya di trainer keliatan lebih fresh dibandingkan beberapa waktu lalu yang keliatan banyak stress 😄.

Love what u do.. Do what u love..

Saat meja kerja gue berantakan dan gue lagi sibuk bikin konsep buat kegiatan memperingati hari kartini tiba-tiba random memori lah ya lewat di kepala gue bahwa ternyata gue ini emang dari SMA udah demen bener sama ngonsep kegiatan dan waktu kuliah juga tapi bedanya kalau dulu selalu dibayangi rasa takut gagal.

Tapi tujuh bulan di Jakarta banyak hal yang gue pelajari. Melampaui diri dan di sana juga gue lebih mengenal diri sendiri. Gue melawan rasa pesimis yang dari dulu melekat di diri gue  dengan menghadapi semua kemungkinan bukan lari atau menghindar. Dan saat itulah gue sadar semua itu mungkin dan bisa asal niat dari hati kita yang teguh dan kita memang mau tergerak sendiri.
Seperti kata R.A Kartini

Tahukah engkau semboyan ku ? “Aku mau” dua patah kata ringkas itu sudah beberapa kali  mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan.

Ya.. Dari dulu orang-orang terdekat bilang kalau gue ini memang cocoknya jadi guru tapi guenya yang takut karena gampang emosian dan terjadilah sekarang ini takdir ngebuat gue harus jadi trainer yang mana kan sama aja dengan guru “ngajar” marah-marah?.. Emosi Aman terkendali.. Kalau mau marah ingat umur jadi malu sendiri 😄 semakin tua ya harusnya semakin sadar marah jarang menyelesaikan masalah.

Pada akhirnya memang orang lain yang melihat kita dengan sudut pandang yang kadang kita tidak melihat itu “potensi diri” tapi semuanya tergantung kita karena kita yang menentukan mau milih atau jadi apa.. Semua perlu dari diri kita juga. Orang lain mendorong dan kita yang melangkah kan kaki. Lurus atau belok kita yang pilih. Untuk saat ini gue ngerasa nyaman. Dan terimakasih ya Allah untuk semua rizki mu ini.

Iklan