Supernova: Inteligensi Embun Pagi

image

akulah awal dan engkau akhir
Meniadakan kita berdua
Adalah satu-satunya cara kita bersama
Aku ngak pinter riview buku tapi kalau cuma kasih komentar siapa aja pasti bisa lah ya 😀 . Beberapa seri supernova sebelumnya juga aku tulis di blog ini cuma buat ninggalin jejak. Novel supernova bagi beberapa teman ku ini bacaan berat. Aku setuju karena buku ini juga bahas ilmu tentang bintang tentang alien yang ngak semua orang suka dan nyampe imajinasinya :-D. Cara bacanya kalau aku Bagian-bagian yang banyak tulisan ilmianya aku skip setelah selesai baru aku baca lagi intinya buku ini harus dibaca lebih dari sekali. Butuh imajinasi dan untuk kalian yang biasa nonton film holiwood  akan sangat membantu. Kalau aku imajinasinya pakai film harry potter Deathly Hallows 😀 .

Aku baca buku ini cuma dalam beberapa jam. Seri yang paling cepat aku lahap padahal lumayan tebal 700 halaman termasuk sapaan dari penulis. Pulang kerja langsung ke gramedia yang jaraknya dua jam lebih perjalanan lancar tanpa macet. Dan Aku termasuk orang yang beruntung karna masih sisa tiga buku.

150 halaman aku baca sewaktu di kereta dari tanjung karang ke kotabumi dan itu berkali-kali ngebut aku narik napas panjang. Yang disangka putih taunya hitam.     dari awal baca bukunya berasa lagi naik motor gaspoll. Cukup mulus dan mudah dicerna karena dee membuat pertalian antar seri dan toko dari buku sebelumnya sangat apik. Ternyata hampir semua punya peran penting.
Ceritanya bolak-balik jakarta- bandung-bogor puncaknya di medan. Di awal gaspoll di tengah ngerem mendadak terus jalan pelan banget bikin emosi :-D.

Dalam seri ini Berawal dari perjalanan gio masih tentang diva berlanjut dengan alfa dan kell yang menemui bodhi.. Elektra yang hampir menghancurkan semuanya, firas yang ternyata selama ini ada di sana, oh ibu sati… Semuanya ngebuat aku perlu narik napas panjang. Selama baca buku ini aku jadi mikir kalau dee suatu saat bakal sekeren j.k rowling.

Elektra tetap jadi favorit ku.. Alfa ngeselin ini orang lama bener sadarnya. Bodhi jadi yang paling serius. Zara masih belum bisa move on. Gio berasa dia tokoh utama di seri ini. Mpret aka tony ya tetep mret sana sini haha.

Baca ini jadi ingat seri terakhir harry potter.. Aku pikir pertarungan terakhir bakalan booom!. Sama. Supernova endingnya terlalu biasa buat ku.  Tidak ada pertarungan sengit infiltran dan sarvara yang dirancang saling tolak menolak tidak mengeluarkan sesuatu yang bisa dibilang wow.

Tidak ada yang luar biasa dari rasa penasaran dan tanya yang terjawab. Ya.. Seri ini mengiring kita mengerucut menemukan jawaban akhir yang dibungkus lewat ingatan alfa. Dengan ending yang dibuat mengantung tapi jelas terjawab dengan imajinasi kita sendiri. Kita tau apa yang akan terjadi selanjutnya. Terlebih lagi mereka sudah lebih siap.

Buat ku.. dimensi lain yang jadi bagian cerita dalam supernova bukan hal utama yang menjadi day tarik. Setiap baca buku yang aku ambil adalah kisah yang memberi gambaran tentang perjuangan hidup. Dari supernova banyak yang bisa di ambil dari perjalanan para peretas.  Tentang rasa sepi, memberontak, persahabatan, semangat, dan rasa sakit. Membaca membuat kita tau banyak hal harapanya kita menjadi lebih baik. “buku adalah jendela dunia”

Terimsih dee.. Karya yang luar biasa.

Sebuah akhir akan melahirkan awal baru – dee IEP

Iklan