Anugerah dari Tuhan

Camera360_2015_12_20_091556

“perjalanan membawa teman” kutipan dari film kartun hunter x hunter. bukankah hidup ini perjalanan? awalnya umur 7 tahun waktu itu malam hari sekitar pukul 9 malam. kami pindah dari lampung ke baturaja ( simplenya palembang) ini awal mula aku harus biasa dan membiasakan diri dengan lingkungan baru. ternyara ini bukan kali pertama kami pindah rumah. karena ini pulang kampung.

aku terkenal cupu dan kaka ku terkenal nakal, jelas kami jarang terlihat bersama kecuali kalau aku sedang ada masalah. makin jadi udah cupu anak baru. dua tahun dilewati dengan biasa tidak ada yang namanya sahabat. saat menginjak kelas 4 sd, pertama kalinya bertemu januar dia duduk sendiri ( tidak naik kelas) dan aku jadi kawan sebangkunya.

dari ngaji, berangkat dan pulang sekolah selalu terlihat berdua sampai smp.. padahal sering juga ribut.  waktu itu sore hari kita berdua duduk di tangga rumah januar. “kapan ya de kita keluar dari kampung ini, jenuh rasanya”. “enakan juga di sini jan.. banyak teman dan dekat dengan keluarga”. sampai suatu hari aku menerima surat pengumuman dan aku dinyatakan tidak lulus seleksi masuk SMK. berat rasanya meninggalkan zona nyaman. ternyata aku yang keluar desa.

mandi di kali, ngaji rame-rame, sepedahan.. dan meninggalkan shabat-sahabat di kampung. berat rasanya.  mungkin di tempat baru akan ada sahabat lain yang sedang menunggu. SMA dan 4 setengah tahun kuliah aku habiskan di lampung di lanjut dengan bekerja di jakarta. 8 tahun di lampung kenal dekat dengan eka, nanda, wagista, ijul, kak mat, fanji, fadli dan masih banyak lainya. jauh dari orang tua dan di kelilingi orang baik itu adalah anugerah dari tuhan.

komunikasi dengan januar sangat jarang bertatap muka cuma setahun sekali saat hari raya.bedanya sahabat dengan cuma sekedar teman adalah saat kita bertemu lagi setelah sekian lama. “masih seperti saat dulu” dan kita menghabiskan malam dengan bermain kartu, dan selalu ya biasa lelaki obrolan malam tentang kekasih haha januar belum bisa move on denga mantan pacarnya yang sekarng bekerja di jakarta.

dapat kabar januar ada di sini, jakarta. karena kesibukan masing-masih dua bulan kemudian kita baru bisa bertemu. coba tebak apa? sahabat ku satu ini balikan dengan mantanya haha. tapi buka itu yang membuat ku takjub. rencana tuhan. iya siapa sangka dulu jakarta cuma bisa kami tonton di tv kota yang aku hindari dan kota impian januar. tuhan mempersatukan dua sahabat di kota ini. dan tuhan punya rencana lain.

aku mulai emosi dan muka januar juga mulai masam. kelelahan. seminggu lebih aku menemani januar mencari kerjaan baru, belum dapat dan sementara aku juga berstatus penganguran. uang tabungan ku menipis. januar sadar itu dia mencoba menghibur dengan lawakan khas sumatra. aku cuma tersenyum sembari menatap gedung-gedung tinggi. rencana tuhan kami dipertemukan untuk saling membantu.

sahabat dari masalalu , kini dan insyallah nanti.

perjalanan membawa sahabat. yang aku rasa tuhan sangat baik denga ku.. Dia mengirimkan sahabat di setiap tempat baru dan entah kenpa selalu ada sahabat lama juga di situ. benar-benar bersyukur atas silaturahmi dan rizki dari tuhan berupa sahabat 🙂

tulisan ini di ikut sertakan dalam “saya dan sahabat giveaway” blog nya bu Andelina Tampubolon 🙂

*sebenernya pingin cerita panjant tapi max 500 kata

Iklan