70 tahun Indonesia

Dua hal yang aku ingat dari tanggal 17 agustus, pertama ulang tahun bapak dan yang ke dua ingat nasi

“jangan sampai ada satu butir nasi yang tertingal di piring”. Itu yang selalu dikatakan nenek ketika kami makan. “nanti nasinya nangis”.

Untuk sekarang. bisa dilihat kalau lagi makan di rumah makan, sisa nasi di piring menumpuk. “kenyang” alasanya bisa it atau “malu kalau dihabiskan, macam orang kelaparan saja”.

Menghabiskan makanan merupakan salah satu bentuk menghargai perjuangan para pahlawan khususnya nasi. “Kok bisa gitu?” ya dulu masa penjajahan beras merupakan suatu yang wah. Menyimpanya tidak bisa di sembarang tempat, harus di kubur dalam tanah. Kalau kedapatan ya dirampas penjajah tentu plus dengan disiksa. ” Lalu mereka makanan apa” dari cerita nenek semasa penjajahan dahulu yang bisa mereka makan Bagian tengah dari pohon pisang, itu makanan sehari-hari penganti nasi.

Merdeka Indonesia.

Iklan