Count on me

Ini seriusan?. Mata gue ngelirik playlist lagu. Dia cuma nyengir. Lagu 2008an. Ampun kalau selera anak satu ini memang unik. Walaupun setengah hati gue tetap ikutan nyanyi sambil joget jari. Di tengah lagu tiba-tiba dia tanya tentang teman yang dapat tawaran jadi dosen. Berlanjut ke dia yang sedang proses buat naik jadi kepala cabang. Lanjut lagi ke salah satu teman yang sekarang di dinas sosial sambil lanjut s2. Gue sendiri dong ya yang belum jelas. Dia cuma nepuk pundak gue dan lanjut lagi nyanyi. Ternyata pisang yang belum matang dalam satu tandan itu aku.

If you ever find yourself stuck in the middle of the sea,
I’ll sail the world to find you
If you ever find yourself lost in the dark and you can’t see,
I’ll be the light to guide you
Find out what we’re made of
When we are called to help our friends in need
You can count on me like one two three
I’ll be there
And I know when I need it I can count on you like four three two
You’ll be there
‘Cause that’s what friends are supposed to do
Bruno Mars – Count On Me

Hal yang ngebuat gue malas untuk ikut gabung kalau lagi ada acara kumpul bareng teman-teman. Ya tapi gue tetap ikut. Nebelin telinga.

Tapi Bukan gue sendiri, beberapa teman juga aku rasa sama. Sedang berusaha tapi diam-diam. Sedang berusaha untuk lebih baik. Kalau mau stuck aja ya bisa. Punya toko sendiri dan sehari-hari seperti itu. Gue nikmatin ini semua, dengan proses yang ngak instan. walaupun gue dibilangin bodoh karena nolak beberapa tawaran masuk lewat pintu belakang. Pilah pilih itu perlu.

Pun jika suatu saat gue harus balik di toko atau cuma jadi pegawai biasa gue nggak akan menyesal πŸ™‚ gue sudah berusaha.  Sejauh ini gue udah banyak liat duit itu bukan jadi jaminan kebahagiaan.

Perjalanan masih panjang. Tapi untuk sampai di sini gue bener-bener berterimakasih ya walaupun saat ini cuma bisa lewat doa. Buat eka tempat gue minjem duit. Nanda yang selalu suport dan ngurusin administrasi kampus, panji atas semangatnya, jan atas nasehat dia, dzulhan untuk semua hal beberapa bulan ini. Tentu juga suara dan doa dari keluarga di sana, suara si kecil nisa, suara dani dan beberapa tulisan yang gue baca serta komentar di blog ini.

ya.. tulisan. Yang kadang entah apa maksut di dalamnya tapi yang jelas itu sedikit banyak memberi manfaat. Walaupun cuma ngegerakin bibir  beberapa centi, kadang juga setelah dibaca jadi berucap syukur, kadang ngebuat tersadar, di ingatkan, ingat,dst.  Tuhan pasti membalas kebaikab kalian semua.

Hmm ngomongin tulisan, masih belum bisa rapih, masih loncat sana sini. Haha.  Pinginya berpola induktif. Atau yang gue sebut konsep abc. Pengantar, isi dan kesimpulan.

Selamat hari radio sedunia πŸ˜€ !

Iklan