Mind

image

What’s on your mind?

Itu kalimat yang terpampang di box status yang masih kosong (belum kau tulis)

so what’s on your mind?
Banyak pikiran yang datang,
Beberapa bahkan tak sedikit yang memilih berdiam (tinggal) dan berusaha mencari jalan untuk temukan eksistensinya,
Beberapa memilih pergi (hanya lamunan / angan) setelah beberapa lama berputar-putar menjelajahi semua bilik pikiran, dan tak menemukan tempat untuk sebuah keyakinan.

Kadang ia memaksa kita untuk melahirkannya ke dunia dengan berbagai cara
Kadang dengan setengah hati ia membuai dan menjaga kita tetap berada dijalannya
Dan tak jarang pula ia menggoda dan terus merayu kita untuk sebuah realitas dimensi dunia

Banyak. Banyak yang kita pikirkan.
Hingga bila ia di urutkan berbaris-baris menjadi sebuah garis,
Mungkin garis itu sudah bisa mengelilingi bumi ini berkali-kali,
Dan lihatlah betapa hebatnya otak kita.
Memang kita (manusia) diciptakan dengan ‘keterbatasan’,
Namun hingga detik ini kita tak benar-benar tahu dimana letak ‘keterbatasan’ itu ada.
Karena manusia terus berkembang dan seakan menyempurnakan dirinya sendiri (menutupi keterbatasan yang ada).
Sama seperti otak kita,
Bahwa ibarat setiap wadah, ia memiliki ‘volume penuh’ yang dapat ia tampung,
Otak manusia juga memilikinya, tapi kita tak tahu seberapa banyak ‘volume penuh’ tersebut.

otak kita membuktikan, hal yang sangat besar dan luar biasa hebatnya (substansi) bisa dikandung dalam ‘wadah’ (otak) sekecil ini. siapa yang menciptaka

Kembali lagi, yang ingin saya tuliskan adalah,
Beberapa orang memilih untuk menentukan takdirnya sendiri dengan memilih ‘secara pribadi’ apa yang ia pikirkan dan apa yang ingin ia wujudkan.
Beberapa orang hanya mengikuti apa yang ‘terjadi’ dan tidak benar-benar berambisi untuk mewujudkan apa yang ada dipikirannya, namun ia tetap memikirkannya.

…. sekilas tadi saat saya mengetik ini… terlintas dipikiran saya. sebenarnya siapa yang menjadi ‘tuan’ dari tubuh ini? diri kita sendirikan? kamu yakin?
ataukah pikiran-pikiran yang bebas masuk ke dalam otak kita dan meminta kita menurutinya dengan ‘caranya’ seakan-akan kita berfikir itu adalah kehendak pribadi kita?
Kita seorang tuan dari tubuh ini? atau…
seorang budak dari sesuatu yang lain yang belum kita pahami?

Hati-hati dalam bermain

Iklan