Empat

jangan kau benci aku dan dia. bukan ku sengaja ingin membalas sakit hati ku padamu. hanya dia pengobat duka, luka di dada. hanya dia pelipur lara hati yang duka- poppy mercury : antara dia kau dan aku. (ini bener nggak ya liriknya?)

1999 mungkin?. masih kecil dulu ngefans sama ini penyanyi. masih ada nggak ya yang seumuran saya gitu yang suka dengerin lagu mereka, ya seperti inka christi, nike ardila dkk. oya satu lagi uci bing slamet. haha yang bukit berbunga, ini lagu enak di denger sore-sore. suatu hari nanti pastikan bercahaya pintu akan terbuka kita langkah bersama..  😀 .suci dalam debu? haha ini lagu tenar pas kelas 4 SD. masa di mana aku jadi anak bawang. suka sama kembang desa. bahkan tanda tangan yang sampai sekarang aku pakai itu dari dia. waktu belajar kelompok, karena hurup pada nama awal kita yang sama-sama A.

cita-cita dia dulu jadi pramugari, dan aku jadi pilot. dia masuk kelompok anak-anak gaul dan aku ada di antara anak-anak cupu. sekarang sudah punya anak. rasanya sayang sekali melihat mereka yang berprestasi tapi putus sekolah, atau tidak melanjut ke jenjang yang lebih baik. Riri salah satu saingan waktu kelas tiga SMP. kalau tidak satu ya dua. itu rangkingnya dari SD. kalau di ingat rasanya dulu lucu sekali. rebutan nilai maju ke depan, menyelesaikan soal di papan tulis. dorong-dorongan. sampai si riri jatuh haha. oya riri ini laki-laki. biasa kalau sudah begitu julurkan lidah. :p ketika di koreksi ternyata ada yang kurang dan ya tetap si riri yang berhasil menyelesaikan soal dengan sempurna. ini si riri cuma ‘huh’ ya cuma begitu tapi sunguh bikin kesal. dia rangking dua aku 6. sekarang anaknya sudah besar. alkohol, itu kata si popy. semasa di SMA salah pergaulan.

waktu menjabat sebagai ketua rohis yang mana mayoritas angotanya berasal dari kelas c dari sini aku tau pentingnya ‘penyelamat’. banyak pelajar yang ‘tersesat’. bukan cuma di SMA tapi juga banyak di SD bahkan pada anak kuliahan. sampai sekarang aku masih ingat betul rasa kebingungan ketika mendekati kelulusan. guru yang kurang memotivasi, orang tua yang cuek dan yang memberi informasi juga sedikit. persainga. itu yang menjadi motivasi untuk lebih baik lagi. ini muncul ketika melihat perhatian yag lebih kepada mereka yang berprestasi, tatapan yang beda setiap mereka lewat atau nama mereka yang seakan selalu baik. aku rasa tidak semua orang mampu mencapai posisi ini. sadar dengan sendirinya. untuk itu butuh orang lain. agar bukan sekedar jalani apa adanya atau mengalir bagai air. seperti tangan yang menekan tobol saklar dan ‘klik’ lampu menyala. seperti mereka yang mengatakan ‘mas antrian laki-laki di sebelah sana’ :D. sayangnya orang seperti ini sedikit yang berani buka mulut. melihat yang salah di biarkan saja,melihat yang terjatuh malah tertawa.

Iklan