Tangan

Sekarang kalau buka youtube suka cari short film. Di atas itu salah satunya. cukup bisa buat terharu :D. Sedikit mau cerita tentang memberi. Kalau yang biasa makan di pingiran jalan atau naik angkutan umum, pasti sudah kenal dekat dengan pengamen atau pengemis. Kebanyakan dari mereka memang masih usia produktif kalau secara logika seharusnya bisa melakukan pekerjaan yang lebih baik. Tapi buat yang tau sulitnya cari pekerjaan aku rasa bisa memaklumi itu. kadang mereka ini cukup menganggu. makan. jreng.. jreng belum hilang dengung di telinga sudah ada lagi yang jreng..jrgeng :D. tapi ada juga yang cukup menghibur baik dari suara atau lirik lagu yang mereka lantunkan.

beberapa waktu lalu di angkutan umum, kopaja. ternyata ada tekhnik baru yaitu orasi. yang inti pesan mereka ‘dari pada saya nyopet barang anda ya berilah sedikit keihlasan’. selalu sedia uang kecil baik lembaran ataupun receh. jauh sebelum itu, di kopaja yang sama. ada yang minta-minta pas liat di tempat biasa ternyata uang recehnya habis. buka dompet 50an. rogoh kantong celana ada 5.000 . niatnya buat bayar kopaja selanjutnya sayang kalau mecahin uang 50an. akhirnya aku kasih itu uang 5000an. Dia diam beberapa saat dan kemudian mengatakan di mana alamta rumahnya. ‘kapan-kapan main bang’. aku cuma menganguk sambil senyum.Β Β  berkali-kali dia berucap terima kasih. dan berdiri hendak keluar. baru beberapa langkah ada dua laki-laki kalau dari bentuk wajahnya mereka ini orang papua. firasat buruk. mana duduk di belakang. benar saja. tapi sebelum kejadian. ‘jangan oi itu kawan gw’. 5000 tadi :).

bapak memang pernah bilang kalau kita harus ringan tangan. bisa dengan tenaga, ucapan, doa atau materi. kalau lagi ‘keluar’ selalu sedia uang kecil. lagian berpa banyak setiap harinya bertemu dengan mereka?. kalau aku biasanya cuma 3 atau 4 pengamen. kalau setiap pengamen itu kita beri 1.000 berarti satu hari cuma 4.000 dengan kalkulasi satu bulan berkisar 120.000. kecil. bandingkan dengan makanan yang kita makan padahal perut dalam keadaan tidak lapar. jajan. barang-barang yang dibeli padahal bukan kebutuhan atau ngak penting-penting banget. tidak sebanding. belum lagi bonus doa dari mereka.

pesan aja ni, kalau naik angkutan umum jangan biasain di pojokan atau paling belakang πŸ˜€

macam demo gitu :D.

Iklan